SMA NEGERI 4 DENPASAR

Quality the First

Foursma Guru On Net

 

 eLearning SMAN 4 Denpasar, menghadirkan guru dgn kelas virtualnya sehingga memungkinkan anda belajar darimanapun dan kapanpun

Student Activity

Event Today

Profile Sekolah

A.  Identitas Sekolah

 

Nama Sekolah                         : SMA Negeri 4 Denpasar
NPNS                                      : 50103124
No. Statistik Sekolah                : 301220902026
Tipe Sekolah                           : B
Alamat Sekolah                       : Jl. Gunung Rinjani Perumnas Monang-Maning Denpasar Barat, Bali               
Telepon/Fax                           : (0361) 485363/ (0361) 481216
Status Sekolah                        : NEGERI
Peringkat Akreditasi                 : A { Amat Baik }
Nilai Akreditasi Sekolah            : 98
E-Mail                                    : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website                                 : www.sman4dps.sch.id

 

Logo SMAN 4 Denpasar




Penjelasan

Lilin

Menggambarkan kobaran semangat peserta didik yang tidak pernah pudar untuk menuntut ilmu sampai kapanpun. Kobaran api ini yang menjadi sumbu penerang, karena dengan pengetahuan kita dapat menerangi tiga dunia. Widya Sastra Sudharma Dhipa Nikanang Tribhuwana Prabhaswara

Buku

Merupakan salah satu sumbr ilmu pengetahuan. Sesuai dengan Saraswati Mahaprajnya yang membawa keropak lontar, sebaga simbolisasi sumber dari segala sumber pengetahuan yang utama. Karena pada hakikatnya sastra ata pengetahuan adalah modal utama untuk mencapai kesuksesan. Norma Mitra Manglwihane Waraguna Maruur.

Dua Burung

Sebagai personifikasi bahwa dengan memiliki kecerdasan yang seimbang, kita akan menjadi insan muda yang penuh inovasi dan memiliki jati diri. Semua hal tersebut mengantarkan kita terbang menuju gerbang kesuksesan sehingga mengepakkan sayap yang lebar hingga dunia internaasional. Sebagai wujud bakti putra yang suputra terhadap orang tua, bangsa dan negara. Kunang Yaning Kula Ikang Anak Suputra Pinaka Damar, Mangkana Ling Ning Aji.

Rantai

Melambangkan rasa persaudaraan yang erat antara peserta didik SMAN 4 Denpasar

Warna Biru

Diibaratkan sebagai samudera yang luas yang memiliki makna seluruh warga SMAN 4 Denpasar memiliki wawasan yang luas seluas samudera. 

 

B. Visi dan Misi SMA Negeri 4 Denpasar

Perkembangan dan tantangan masa depan seperti: perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; globalisasi yang sangat cepat;  era informasi; dan berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan memicu sekolah untuk merespon tantangan sekaligus peluang itu. SMA Negeri 4 Denpasar memiliki citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang yang diwujudkan dalam Visi sekolah berikut:

Visi

Menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas spiritual, cerdas intelektual, cerdas emosional,  berbasis budaya dan lingkungan.Visi tersebut di atas mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat. Untuk mewujudkannya, Sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi berikut:  

Misi  

1. Meningkatkan mutu KBM yang meliputi delapan standar pendidikan.
2. Melaksanakan program pengayaan dan remidi secara teratur
3. Melaksanakan kegiatan ektrakurikuler secara teratur, intensif dan terarah
4. Membentuk club-club bidang studi yang diunggulkan untuk menghadapi berbagai lomba seperti olimpiade baik di dalam maupun di luar negeri
5. Mengembangkan secara optimal potensi seni danbudaya yang dimiliki para siswa untuk mendukung program pemerintah daerah serta sebagai upaya pengendalian tingkat emosional siswa
6. Memberikan latihan dasar kepemimpinan bagi para siswa baru
7. Melaksanakan kegiatan ibadah secara teratur
8. Menumbuhkan minat literasi membaca, sains, media, TI, dan lainnya dengan menyediakan fasilitas khusus.
9. Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris
10.Meningkatkan wawasan wiyata mandala
11.Melaksanakan program student exchange bagi siswa dan guru ke luar negeri, guna menghadapi era globalisasi.
12.Melaksanakan program kemitraan dengan orang tua siswa untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
13.Melaksanakan kegiatan partnership baik di dalam maupun di luar negeri, dengan sekolah, universitas, dan lembaga-lembaga yang perduli terhadap dunia pendidikan.
14.Menumbuhkan sikap budi pekerti yang berkarakter mlalui kegiatan aktualisasi kepramukaan.

 

C. Mars dan Hymne SMAN 4 Denpasar

 

 

 

 

Mars Lagu SMAN 4 Denpasar

 

 a.   Tata Tertib Siswa

 

BAB I

TUGAS & KEWAJIBAN

Pasal 1. : Waktu dan Proses Pembelajaran

  1. Setiap hari Senin diharapkan hadir di sekolah selambat-lambatnya pukul 06.45 wita dan mengikuti upacara bendera sementara hari Selasa s/d Sabtu diharapkan hadir di sekolah selambat-lambatnya pukul 06.55 wita.
  2. Sembahyang / Tri Sandya sebelum pelajaran dimulai dan berdoa setelah selesai pelajaran serta  menjaga suasana tertib di kelas. Menyanyikan lagu Indonesia Raya  sebelum pelajaran pertama dimulai dan satu lagu daerah dari seluruh Nusantara sebelum pelajaran berakhir .
  3. Siswa yang datang terlambat setelah pukul 07.10 tidak diperkenankan mengikuti 2 jam pelajaran pertama serta diproses oleh Pembina Osis, BK, dan Wakasek. ( Surat Ijin Masuk kelas )
  4. Siswa yang terlambat supaya diantar oleh orang tua dan akan diproses lebih lanjut oleh Pembina Osis, Guru Wali kelas bersama Guru Pembimbing (BK) dan siswa yang alpa /tidak masuk tanpa keterangan, orang tua supaya berkoordinasi dengan pihak Sekolah dengan membawa surat orang tua.
  5. Siswa yang sakit harus mengirim surat yang ditandatangani oleh orang tua/wali ke sekolah dan apabila berlangsung lebih dari 1 hari, maka ia harus mengirim surat keterangan dokter.
  6. Siswa yang ingin meninggalkan kelas  harus minta izin dari Guru Mata Pelajaran di kelas, Guru Pembimbing (BK), dan Wakasek secara tertulis dengan mengisi surat izin keluar.
  7. Siswa yang berencana meninggalkan sekolah lebih dari 2 hari, orang tua harus mengajukan surat permohonan izin kepada Kepala Sekolah dan tembusan ke Guru Wali Kelas dan Guru Pembimbing (BK)
  8. Siswa yang berencana meninggalkan sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar selesai / mendahului pulang, dan minta izin untuk tidak ikut pemantapan sore siswa harus membawa surat orang tua / wali kemudian minta surat izin keluar di ruang (BK).
  9. Ketua kelas wajib menginformasikan kondisi kelas kepada Guru piket / Wali Kelas / Guru Pembimbing apabila ada guru mata pelajaran tidak masuk kelas.

 

Pasal 2. : Pakaian dan Sepatu

1.  Pakaian seragam

a.  Hari Senin-Selasa  : pakaian putih abu-abu, dasi dan atribut lainnya yang ditentukan oleh sekolah.

b.  Hari Rabu-Kamis : Pakaian krem lengkap dengan atribut lainnya yang ditentukan oleh sekolah

c.   Hari Jumat          : Pakaian endek dengan rok hitam bagi yang perempuan, celana hitam bagi siswa laki-laki (tidak berbahan jeans)

d.  Hari Sabtu           : celana jeans dan baju kaos  yang ada ID sekolah

e.  Setiap hari Senin siswa diwajibkan memakai Jas Almamater dan Topi

                                   

2. Model dan aturan pakaian harus rapi, sopan sesuai dengan aturan sekolah (rok panjangnya sampai dibawah lutut dan celana panjangnya sampai di bawah mata kaki/bukan model botol, mengenakan atribut dan ikat pinggang warna hitam dengan logo SMA 4 Denpasar,memakai kaos dalam (singlet) serta baju di masukkan ke dalam celana/rok).

3. Memakai sepatu hitam tidak melewati mata kaki dan kaos kaki warna putih polos pada hari Senin s/d Jumat dan pada hari Sabtu memakai sepatu dan kaos kaki bebas.

4.  Tidak menggunakan atribut / pakaian keagamaan.

5.  Berpakaian adat bali pada hari Purnama.

 

Pasal 3. : Stabilitas Keamanan dan Ketahanan serta Almamater (Citra) Sekolah

1.   Menjaga dan memelihara stabilitas keamanan dan ketahanan sekolah.

2.   Menjaga, memelihara serta mempertahankan almamater sekolah dimata masyarakat.

3. Menjaga dan memelihara hubungan harmonis kepada semua pihak sekolah terutama hubungan keakraban antar siswa,

4.   Menjaga dan memelihara semua fasilitas, sarana dan prasarana sekolah.

5. Menjaga, menyimpan dengan baik serta bertanggungjawab atas barang milik pribadi (misalnya Calculator, HP, laptop, dsb). Apabila terjadi kasus kehilangan, maka sekolah tidak bertanggungjawab atas kasus kehilangan tersebut.

 

Pasal 4. : Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan.

1.     Menjaga dan memelihara kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, dengan melakukan tugas piket di halaman sekolah sesuai dengan pembagian tugas masing-masing, ini di lakukan oleh siswa sebelum bel pelajaran di mulai.

2.   Tiap kelompok 9K, merapikan dan membersihkan setiap kelas yang ditempati sebagai ruang belajar sebelum pelajaran dimulai dan dikoordinir oleh ketua kelas.

3.  Siswa di larang membawa makanan, dan minuman ke dalam ruang kelas agar kelas terjaga kebersiahannya.

 

Pasal 5. : Olah Raga dan Kesehatan , Laboratorium

1.     Berpakaian seragam olahraga pada setiap pelajaran olahraga dan tanpa topi

2.     Tidak memakai/meminjam baju seragam olahraga teman saat pelajaran olahraga.

3.     Berpakaian seragam lab(pratikum)  pada saat praktek di Laboratorium.

 

Pasal 6. : Pelaksanaan Ritual keagamaan.

1.   Sembahyang bersama pada saat hari Purnama, Saraswati dan Ciwaratri dengan memakai pakaian adat sembhyang adat  bali .

2.   Khusus bagi yang beragama non Hindu beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing masing.

3. Menyebarkan budaya 5 S yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun kepada semua civitas akademika.

4.   Bersikap dan berperilaku hormat, patuh, sopan, dan santun kepada semua Guru, Pegawai Tata Usaha, dan antara sesama siswa kapan dan dimana saja.

 

 BAB II  

HAK SISWA

Pasal 1. : Pendidikan, Pengajaran, dan Administrasi

1.     Berhak mendapatkan materi pelajaran, praktek, pengayaan serta mengikuti evaluasi dan remedial dari guru mata pelajaran.

2.     Berhak mendapatkan pelayanan konseling dari Guru Pemmbimbing.

3.     Berhak mendapatkan pelayanan bimbingan dan administrasi dari guru wali kelas di sekolah.

4.     Berhak mendapatkan pelayanan administrasi dari tata usaha di sekolah.

 Pasal 2. : Ekstra-Kurikuler

1.   Berhak mendapatkan kegiatan ekstra kurikuler yang telah diprogramkan oleh sekolah dalam  rangka pengembangan diri.

2.  Berhak memilih, menetapkan dan mengikuti 1 dari semua kegiatan ekstra kurikuler  yang telah diprogramkan oleh sekolah.

3.     Berhak memperoleh kesempatan pengembangan diri melalui ekstra kurikuler dan pelayanan konseling.

 Pasal 3.  : Sarana dan Prasana

1.     Berhak memperoleh dan menggunakan fasilitas sarana dan prasana dengan baik seperti bangku, meja, laboratorium beserta peralatannya, aula, perpustakaan,dll.

2.     Berhak mendapatkan pelayanan yang memadai dari petugas sarana dan prasana sekolah.

 

 

 

  

BAB III

LARANGAN-LARANGAN DAN SANKSI-SANKSI

Pasal 1. : Larangan-larangan

1.     Terlibat kasus NAPZA termasuk miras dan merokok.

2.     Terlibat kasus perkelahian antara pribadi maupun kelompok.

3.     Terlibat kasus pembunuhan ataupun penganiayaan (pemukulan) baik secara pribadi maupun kelompok (pengeroyokan).

4.     Melibatkan orang lain terutama premanisme dalam pengentasan masalah yang terjadi di sekolah.

5.     Membocorkan rahasia sekolah, mencemarkan nama baik sekolah, melakukan provokasi pada orang lain serta merongrong wibawa dan ketahanan sekolah.

6.   Terlibat kasus seks bebas, hamil  serta pelanggaran norma agama, sosial dan masyarakat lainnya (berciuman, duduk bermesraan, memfitnah, menghina, memprovokasi, berdusta, dst).

7.     Membawa sesuatu apapun yang tidak berhubungan dengan pelajaran, misalnya komik, gambar porno, head set, dst.

8.    Memakai perhiasan yang berlebihan (kalung, cincin, gelang, lipstick, dll) serta menggunakan tattoo, anting-anting, giwang dan sejenisnya pada bagian anggota tubuh.

9.    Panjang rambut pria berukuran maksimal 3 cm di bagian atas, 2 cm di bagian kiri dan kanan dan belakang, dan 1 cm di bawah.

10.   Mengecat atau mewarnai rambut dalam bentuk dan warna apapun..

11.   Berolahraga dan bermain musik di luar jam mata pelajaran olahraga dan seni.

12.   Mengaktifkan HP dan semacamnya saat pelajaran berlangsung tanpa alasan yang jelas & menyontek pada saat ulangan / ujian berlangsung.

 

Pasal 2. : Sanksi-Sanksi

1.     Teguran lisan dan pengarahan sebagai upaya preventif dan pemahaman./ Koordinasi dengan Orang tua

2.     Peringatan I (perjanjian lisan) sambil pembinaan secara intensif sebagai upaya perbaikan.

3.     Peringatan II (perjanjian tertulis)  dari kesiswaaan sambil dikonfirmasikan dengan pihak orang tua dan memperoleh pelayanan konseling sebagai upaya pengentasan dari guru Pembimbing.

4.     Skorsing (skorsing I : 3 hari, II : 6 hari, III : 12 hari).

5.     Dikembalikan kepada orang tua.

 Pasal 3. : Penjelasan Sanksi-Sanksi

1.     Setiap pelanggaran terhadap tata tertib akan dikenakan sanksi secara bertahap sesuai dengan jenis, frekuensi dan kompleksitas masalah yang dilakukan.

2.     Pelanggaran tata tertib yang dinyatakan ringan belum menerima sanksi skorsing dari sekolah adalah semua pelanggaran tata tertib di luar ayat 1, 2 dan 3 dalam pasal 3 bab III.

3.     Pelanggaran tata tertib yang telah dinyatakan cukup berat harus menerima sanksi skorsing I selama 3 (tiga) hari efektif berjalan dan membuat surat pernyataan/perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya

4.     Setiap  siswa yang pernah menerima sanksi skorsing I kembali melakukan pelanggaran tata tertib atau melanggar surat pernyataan/perjanjian terdahulu harus menerima sanksi skorsing II selama 6 (enam) hari efektif berjalan dan kembali membuat surat pernyataan/perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

5.     Setiap  siswa yang pernah menerima sanksi skorsing II kembali melakukan pelanggaran tata tertib atau melanggar surat pernyataan/perjanjian terdahulu harus menerima sanksi skorsing III selama 12 (dua belas) hari efektif berjalan dan kembali membuat surat pernyataan/perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

6.     Setiap  siswa yang pernah menerima sanksi skorsing III kembali melakukan pelanggaran tata tertib atau melanggar surat pernyataan/perjanjian terdahulu maka harus menerima sanksi dikembalikan kepada orang tua

7.     Pelanggaran tata tertib dinyatakan berat, tidak bisa ditolerir harus keluar dari sekolah adalah kasus hamil, seks bebas, NAPZA, miraz dan penganiayaan yang menyebabkan korban menjadi cedera/cacat apalagi meninggal dunia.

8.     Semua sanksi yang telah diterapkan oleh sekolah sebagaimana yang disebutkan pada ayat 1, 2, 3, 4, dan 5 pasal 2 bab III pada hakekatnya tetap merupakan proses pembinaan yang mendidik.

 

B. Sejarah

SMA Negeri 4 Denpasar terletak di wilayah Denpasar Barat, tepatnya di Jalan Gunung Rinjani Perumnas Monang-maning Denpasar. SMA Negeri 4 Denpasar berdiri pada tanggal 19 Juli 1982, namun pada saat itu gedung SMA Negeri 4 Denpasar belum berdiri, maka untuk sementara kegiatan belajar mengajar di laksanakan di SD Negeri Tulang Ampiang. Pada pertama berdiri para siswanya berasal dari siswa yang lebih dari seluruh SMA yang ada di Badung (saat itu Kodya belum ada).

Pada tanggal 4 Januari 1983 akhirnya Gedung SMAN 4 Denpasar telah rampung dikerjakan, maka tempat belajar dipindahkan dari SD Negeri Tulang Ampiang ke Perumnas Monang-maning Denpasar dengan jumlah siswa 4 kelas. Drs. I Wayan Jigra selaku Kepala Sekolah saat itu berjuang dengan gigih dan kerja keras bersama para guru dan pegawai untuk melaksanakan perbaikan-perbaikan lingkungan seperti membuat kebun, jalan setapak dan sebagainya. Beliau menjadi Kepala SMAN 4 Denpasar hingga tahun 1990. Hasil kerja keras yang telah dilaksanakan SMAN 4 Denpasar terkenal di Bali bahkan sampai ke luar daerah, terlebih-lebih ditunjang oleh nilai Ujian Nasional yang konsisten dari tahun ke tahun hingga siswanya banyak yang diterima di SIPENMARU. 

Dari tahun 1990 sampai dengan 1997 SMAN 4 Denpasar dipimpin oleh Drs. Made Sumerta. Beliau juga memimpin sekolah ini dengan penuh semangat hingga hasil ebtanas dan penerimaan siswa barunya tetap bertahan. Dengan hasil yang terus-menerus meningkat, maka tahun 1997 SMAN 4 Denpasar ditunjuk menjadi sekolah binaan khusus (SBK) yang pertama di Bali. Cara penerimaan siswa 2 jalur yaitu jalur TPA dan NEM. Tahun 1997 sampai 1998 SMAN 4 Denpasar dipimpin oleh Drs. I Ketut Mustika. Pada saat itu SMAN 4 Denpasar ditunjuk sebagai sekolah unggulan propinsi Bali. Hasil penerimaan siswa baru dan penerimaan siswanya di Perguruan Tinggi Negeri tetap bertahan.

Pada tahun 1998 hingga saat ini jabatan Kepala SMAN 4 Denpasar dijabat oleh Bapak Dr. I Wayan Rika MPd. SMA Negeri 4 Denpasar tetap sebagai sekolah unggulan propinsi Bali, dan pada tahun 2002 SMA Negeri 4 Denpasar menjadi Pilot Project KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi). Prestasi gemilang dibawah kepemimpinan Bapak Dr. I Wayan Rika.MPd. terus diraih pada olimpiade baik tingkat nasional maupun internasional. Kini SMAN 4 Denpasar telah dikenal sebagai sekolah terfavorit dengan predikat sekolah unggulan Propinsi Bali, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), Sekolah Pilot Projek Kurikulum 2013, Sekolah Model dan Sekolah Rujukan. Gedung perkantoran berdiri dengan megah berlantai 3, gedung lainnya berlantai 1 dan 2, dan satu gedung kelas berlantai 3 dengan kondisi baik dan bersih serta didukung oleh lingkungan halaman yang asri dan menyejukkan.

 

C. Struktur Organisasi Sekolah

Sekolah sebagai tempat pendidikan dan melakukan proses pembelajaran kepada peserta didik setidaknya harus memiliki susunan organisasi yang sistematis. Hal ini memudahkan untuk melaksanakan system kerja sekolah tersebut mulai dari kepala sekolah sampai bagian–bagian yang lain serta memudahkan dalam menjalankan program–program atau agenda –agenda  sekolah. 

Kepala sekolah secara Struktural dan operasional memegang kendali terhadap pengelolaan sekolah yang dibantu oleh wakil kepala sekolah. Di SMA Negeri 4 Denpasar terdapat empat orang wakil kepala sekolah yang terdiri dari: 

  1. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum 
  2. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan 
  3. Wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana
  4. Wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat.

Disamping itu pula kepala sekolah juga mempunyai kewajiban untuk membagi tugas pada guru–guru sebagai tenaga operasional yang sangatberperan dalam pembangunan di SMA Negeri 4 Denpasar. Tugas–tugas  kepada guru telah tersurat pada program kerja sekolah.

 

D. Kepala Sekolah

Kepala SMA Negeri 4 Denpasar berdasarkan periode jabatannya :

 

 

 

E. Profil Kepala Sekolah Saat Ini

 

Nama: Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd
NIP
TTL
Alamat
Telp.
E-mail

 


F. Komite Sekolah

Susunan Pengurus Komite SMA Negeri 4 Denpasar

No.

Nama

Jabatan

1

Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd

Kepala Sekolah

2

Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si

Pembina Komite

3

Nyoman Budi Adnyana, SH

Ketua Komite

4

I Gusti Ngurah Gede Suyasa, SE., M.Si

Wakil Ketua

5

Dr. Elly Swandewi Murti

Sekretaris I

6

Dr. I Gusti Agung Sugita Adnyana, Sp.A

Sekretaris II

7

I Made Putra Suteja, SE

Bendahara

8

Dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK

Divisi Humas

9

A.A Sagung Anie Asmoro

Divisi Humas

10

I Ketut Suteja Putra, SH

Divisi Advokasi & Hukum

11

Ida Ayu Yutri Indah Gustari, SE.,MM

Divisi Advokasi & Hukum

12

Dr. I Made Agus Gegel Wirasuta

Divisi Pendidikan

13

Ir. Ciptadi Trimarianto, Phd

Divisi Pendidikan

 

G. Guru dan Pegawai

Jumlah guru sebagai tenaga pendidik  mencapai 77 orang dan tenaga kependidikan  sebanyak 33 orang. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan S-1 sebanyak 55 orang, S-2 sebanyak 18 orang dan S-3 sebanyak 1 orang. Kualifikasi tenaga kependidikan  SMA  sebanyak 15 orang, Diploma tiga sebanyak 4 orang, S-1 sebanyak 11 orang dan S-2 sebanyak 3 orang. Ada satu orang guru yang harus ditingkatkan standar pendidik. Guru tersebut kualifikasi pendidikan hanya diploma tiga atau  belum sarjana. Selain itu ada tiga puluh empat guru yang belum sertifikasi pendidik.

a. Guru dan Kebutuhan Guru menurut Status Kepegawaian tiap Mata Pelajaran yang Diajarkan

 

No.

Mata Pelajaran

Kebutuhan

Yang Ada

No.

Mata Pelajaran

 

Yang Ada

GT

GTT

GT

GTT

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1.

PPKn

3

2

1

13.

Bimbingan dan Penyuluhan

5

3

1

2.

Pendidikan Agama

 

 

 

14.

Muatan Lokal

3

1

3

 

a. Islam 10)

1

 

1

15.

Kerajinan Tangan dan Kesenian

-

-

-

b. Protestan

1

 

1

16.

Produktif

-

-

-

c. Katolik

1

 

1

17.

 

 

 

 

d. Hindu

3

2

1

18.

 

 

 

 

e. Budha

1

 

1

19.

 

 

 

 

f. Konghuchu

-

-

-

20.

 

 

 

 

3.

Bhs dan Sastra Indonesia

5

4

2

21.

 

 

 

 

4.

Bahasa Inggris

8

3

3

22.

 

 

 

 

5.

Sejarah Nasional dan Umum

2

2

1

23.

 

 

 

 

6.

Pendidikan Jasmani

4

2

1

24.

 

 

 

 

7.

Matematika

8

4

5

25.

 

 

 

 

8.

IPA

 

 

 

26.

 

 

 

 

a. Fisika

5

4

 

27

 

 

 

 

b. Biologi

5

3

1

28.

 

 

 

 

c. Kimia

5

4

3

29.

 

 

 

 

9.

 

 

 

 

 

 

 

IPS

 

 

 

30.

 

 

 

 

a. Ekonomi/ Akunt.

3

2

2

31

 

 

 

 

b. Sosiologi

2

1

1

32.

 

 

 

 

c. Geografi

1

1

1

33.

 

 

 

 

d. Sejarah Budaya

-

-

-

34

 

 

 

 

e. Tata Negara

-

-

-

35

 

 

 

 

f. Antropologi

-

-

-

36

 

 

 

 

10.

Teknologi Informatika Komputer

3

2

1

37

 

 

 

 

11.

Pendidikan Seni

4

4

1

38

 

 

 

 

12.

Bahasa Asing Lain

2

-

1

39.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah

75

45

18

b. Tenaga Pendidik

NO NAMA JABATAN STATUS
1 Dr. I Wayan Rika,M.Pd Kepala Sekolah PNS
2 Drs. Anak Agung  Ketut Sujana Guru PNS
3 Dra.Ida Ayu Nyoman Suwamini, M.Pd Guru PNS
4 Dra. Ni Made Rai Astuti Guru PNS
5 Dra. Sang Ayu Ketut Yunari Rat Kencana,M.Pd Guru PNS
6 Ni Nengah Puspaadi, SPd Guru PNS
7 I Gede Suarna,A.Md.Pd. Guru PNS
8 Mendung Slamet Budiono, S.Pd. Guru PNS
9 Dra. Ni Wayan Suweni Guru PNS
10 Drs. I Ketut Kariana, M.Pd Guru PNS
11 Ni Ketut  Alit Pujiastiti Guru PNS
12 Drs. I Ketut Tantra, M.Pd Guru PNS
13 Drs.I Nyoman Murdana Guru PNS
14 I Nyoman Suarta,S.Pd, M.Pd. Guru PNS
15 Sri Wahyuningsih,S.Pd Guru PNS
16 Drs. I Nyoman Gama Guru PNS
17 Dra. Desak Made Darmawati Guru PNS
18 Dra.Ni Putu.Dewi Leoni Yutrisni Pucangan, M.Pd Guru PNS
19 Dra. Ninik Kristantini Guru PNS
20 Drs. Made Budra Guru PNS
21 Drs. I Ketut Widiada, SH. Guru PNS
22 Drs. I Dewa Ketut Sujana Guru PNS
23 Dra. Ida Ayu Utari Guru PNS
24 Drs. I Nengah Kumpul, M.Pd Guru PNS
25 Drs.Anak Agung Alit Sudarsana Guru PNS
26 Drs.I Dewa Putu Ngurah Guru PNS
27 Dra.Ni Wayan  Sasih Artini, M.Pd Waka Humas PNS
28 I Made Sudana, S.Pd, M.Pd Waka Kesiswaan PNS
29 Dra.Ida Ayu Wrehastuti Guru PNS
30 Drs. I Gusti Agung Alit Agung Guru PNS
31 Drs. Ida Bagus Sudirga, M.Pd. H Waka Kurikulum PNS
32 A. A. Putu Suarningsih,S.Pd,M.Pd Guru PNS
33 Ni Wayan Dewi Setiawati,S.Pd Guru PNS
34 I Made Subawa, S.Pd, M.Pd Waka Sarpras PNS
35 Ida Bagus Ketut Astawa Udayana, SPd, M.Pd. Guru PNS
36 Drs.I Made Oka Susila Guru PNS
37 I Made Purwa Kesuma,S.Pd. Guru PNS
38 I Gede Putra Pujiharsa,S.Pd. Guru PNS
39 Ary Devi Trisnaputri, S.S Guru PNS
40 Ida Bagus Surya Wijaya, ST Guru PNS
41 Dewa Made Yuda Andika, S.Pd Guru PNS
42 Ni Made Margiani,SE.S.Pd Guru PNS
43 Drs.I Wayan Gede Budi Dharma Guru PNS
44 Ni Made Kartika Dewi,S.Pd Guru PNS
45 I Made Pageh Yasa, S.Pd Guru GTT
46 Ni Putu Era Surya Adnyani,SS Guru GTT
47 A A Ayu Arisandi,S.Ag Guru GTT
48 I Made Sweca,ST Guru GTT
49 Ni Putu Ari Kusumayanti,SS Guru GTT
50 I Gede Ngurah Ekasusila, S.Sn Guru GTT
51 Ida Bagus Gunantha Wira, S.Kom Guru GTT
52 Naimah Prima Novi Asmara, S.S Guru GTT
53 I Gede Arta Wirawan, S.Pd Guru GTT
54 I Made Putra wantara S.Sn Guru GTT
55 Ni Putu Dewi Anjani Nopitasari, S.Pd Guru GTT
56 Ayu Putri Suryaningrat, S.S., M.Hum Guru GTT
57 Putu Juniasa, S.Pd Guru GTT
58 Ni Putu Wiliani, S,Pd Guru GTT
59 Ida Ayu Dwi Puspayani, M.Pd Guru GTT
60 I Nengah Dwiguna Aristya, S.Pd Guru GTT
61 Made Martha Widya Wiryanti, M.Pd Guru GTT
62 Made Widya Suryaprani, S.Pd Guru GTT
63 I.G.A Putu Intan Udayani, S.Pd Guru GTT
64 Ayu Sri Utari Dewi, S.Pd.B Guru GTT
65 I Gst Ngr Pt. Oka Parwata W, S.Pd Guru GTT
66 Putu Eka Dwipayana, S.Pd Guru GTT
67 Ary Yuniati Diana, ST Guru GTT
68 I Komang Triana, S.Pd Guru GTT
69 I Made Yoga Wicaksana, M.Pd Guru GTT
70 I Made Mega Handayana, S.Pd Guru GTT
71 I Putu Surya Adi Putra, S.Pd Guru GTT
72 Komang Gede Wira Trisna, S.Pd., M.Sc Guru GTT
73 I Dewa Made Bagus Kasumajaya, M.Pd Guru GTT
74 Dewa Gede Putra Ardinata, S.Pd Guru GTT
75 I Made Murjawan,SM.Th Guru GTT
76 I Ketut Kuta Guru GTT
77 Nurcholis Najib, S.Ag Guru GTT

 

 C. Tenaga Kependidikan

 

NO

NAMA

JABATAN

STATUS

1

I Gusti Made Suartika, SE, M.Si

Kepala Tata Usaha

PNS

2

Drs. I Made Pariata

Pegawai

PNS

3

I Made Dunia, S.Sos

Pegawai

PNS

4

Gede Asnawa

Pegawai

PNS

5

I Wayan Sadia,S.Pd

Pegawai

PNS

6

Sayu Putu Resmini

Pegawai

PNS

7

I Ketut Partha Wijaya, S.Sos, M.Si

Pegawai

PNS

8

I Nyoman Master, S.Sos

Pegawai

PNS

9

I Made Sueta, S.Sos

Pegawai

PNS

10

A.    A. Ngr. Putu Wirata

Pegawai

PNS

11

Ketut Sulasmini, SE

Pegawai

PNS

12

Ni Made Somanasih

Pegawai

PNS

13

Ni Komang Putri Bali Darini, S.Pd

Pegawai

PNS

14

I Nyoman Alit Jadtika

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

15

Md. Ayu Adnyani Suryaniti, A.Md.

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

16

Ni Made Ari Witari, A.Md.Ak

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

17

I Wayan Kembarnata

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

18

I Ketut Merta Sumarda

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

19

I Kd. Windu Adnyana, A.Md

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

20

Luh Putu Wiryantini, SE

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

21

Dw. Gd. Hendra Wisuda, SH

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

22

Ni Kt. Suantini, A.Md

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

23

Putu Yuna Ika Agnitri

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

24

I Ketut Sunardi

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

25

I Nyoman Kawan

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

26

Ni Nyoman Sri Herawati, SE

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

27

A.A. Komp. Nopi Krinayanti, S.Ag

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

28

A.A. Sri Kariati

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

29

Ni Made Yetni

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

30

Ni Made Pariani

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

31

I Gd. Agus Sugiantara., S.Kom

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

32

Ni Made Asrini

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

33

Ni Made Sari Yanti

Pegawai

Peg. Tidak Tetap

 

H. Data Masukan dan Luaran Siswa (3 tahun terakhir)

a. Standar Kompetensi Lulusan

Hasil ujian nasional pada jurusan IPA tahun pelajaran 2013/2014 untuk masing-masing mata pelajaran yaitu bahasa indonesia  9,13; Matematika 7,96; Fisika 8,32; Kimia 8,28; Biologi  8,74; Bahasa Inggris 8,77  dan perolehan rata-rata nilai ujian nasional pada tahun pelajaran 2014 /2015 untuk masing masing mata pelajaran  antaran lain Bahasa indonesia 9,44; Matematika 9,16; Fisika 9,45; Kimia 9,26; Biologi 9,18; Bahasa inggris 9,37. Seluruhnya mata pelajaran mengalami peningkatan yang signifikan bahkan menempati peringkat nomor 3 jumlah rata rata  nilai ujian nasioanal pada tingkat propinsi Bali.

Hasil ujian nasional pada jurusan IPS tahun pelajaran 2013/2014 untuk masing-masing mata pelajaran antara lain Bahasa indonesia  8,81; Matematika 8,76; ekonomi 8,35; Geografi 8,17; Sosiologi 8,36 dan Bahasa Inggris 8,30 dan perolehan rata-rata nilai ujian nasional pada tahun pelajaran 2014/2015 untuk masing-masing mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia 9,49; Matematika 9,03; Ekonomi 8,82; Geografi 8,29; Sosiologi 8,90 dan Bahasa Inggris 9,34. Seluruh  mata pelajaran mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan menempati peringkat satu jumlah rata-rata nilai ujian nasional pada tingkat provinsi Bali bahkan peringkat lima Nasional. 

Pada pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016 peserta didik telah dinyatakan Lulus 100%, nilai rata-rata sekolah hasil UN 2016 yakni pada Program IPA (497,20), Sedangkan untuk program IPS (466,15).

Suksesnya peserta didik dalam meraih nilai rata-rata ujian nasional itu tidak terlepas dari berbagai usaha yang dilakukan oleh sekolah dalam menyiapkan program-program yang strategis peserta didik dalam menghadapi ujian nasional. Program tersebut antara lain pemantapan sore yang diberikan selama tiga tahun dari  kelas X sampai kelas XII, klub sains, klub ujian nasional yang anggotanya 20 orang dari masing-masing kelas. Test try out soal-soal  mata pelajaran yang di UN-kan.

SMA Negeri 4 Denpasar memiliki visi yang dijadikan pedoman bagi peserta didik dalam meraih tujuan yang telah ditetapkan. Visi tersebuat diantaranya ” Cerdas Spiritual, Cerdas Intelektual, Cerdas Emosional yang berbasis budaya dan lingkungan. Cerdas Spiritual bermakna menciptakan peserta didik  yang  selalu memuji kebesaran Tuhan melalui berdoa pada setiap saat. Cerdas Intelektual bermakna menciptakan peserta didik yang siap bersaing baik nasional maupun Internasional. Cerdas Emosional bermakna mampu mengelola emosional yang cepat dan tanggap dengan situasi. Berbasis budaya bermakna melestarikan budaya yang merupakan warisan leluhur serta mendukung program pemerintah kota Denpasar sebagai kota budaya,dan berbasis lingkungan bermakna peduli dengan lingkungan yang bersih  dan asri ,aman dan nyaman akan  memberikan kenyaman  dalam proses  belajar  mengajar. 

 

b. Input, Output dan Outcome Lulusan

 

Rata -Rata UN SMA N 4 Denpasar dan Peringkat

 

Tahun

Rata - Rata UN IPA

Peringkat

Pelajaran

B.Ind

Mat

Fisika

Kimia

Biologi

B.Ingg

Jumlah

Rata

Kab

Prop

Nas

2010/2011

8,56

9,89

9,92

9,88

9,62

9,40

57,27

9,55

1

1

1

2011/2012

8,07

9,73

9,56

9,56

9,07

9,48

55,87

9,31

1

1

2

2012/2013

8,93

9,24

9,66

9,21

8.88

9,74

55,66

9,28

1

1

1

2013/2014

9.13

7.96

8.32

8.28

8.74

8.77

51.20

8.53

-

6

-

2014/2015

9.44

9.16

9.45

9.26

9.18

9.37

55.86

9.31

-

3

-

 2015/2016

80.05

83.43

81.93

87.21

87.89

76.69

497.20

82.87

1

1

 

2016/2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rata-rata UN SMAN 4 Denpasar dan Peringkat

 

Tahun Rata - Rata UN IPS Peringkat
Pelajaran B.Ind Mat Eko Geo Sosio B.Ingg Jumlah Rata Kab Prop Nas
2010/2011 8,56 9,89 9,92

9,40

9,88

9,62

57,27

9,55

1

1

-

2011/2012

8,08

9,25

5,56

9,04

8,76

9,56

53,25

8,88

1

1

-

2012/2013

8,61

8,64

8,53

7,64

7,51

9,71

50,64

8,44

1

1

-

2013/2014

8.81

8.76

8.35

8.17

8.36

8.30

50.75

8.46

1

1

5

2014 /2015

9.49

9.03

8.82

8.29

8.9

9.34

53.88

8.98

1

1

-

 2015/ 2016

76.80

80.56

80.44

83.8

72.3

72.25

466.15

77.69

1

1

 

2016/2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selisih UN Input-Output

Tahun Pelajaran

Input

Output

Jumlah

Rata-

IPA

IPS

BHS

Jumlah

Rata -

Rata-

Rt

Rt

Rt

Rata -

2008/2009 - 2010/2011

8377,75

35,65

57,27

9,55

57,27

9,55

-

-

114,54

9.55

2009/2010 - 2011/2012

8626,8

36,40

55,87

9,31

53,25

8,88

-

-

109,12

9.10

2010/2011 -2012/2013

9181,10

36,58

55,66

9,28

50,64

8,44

-

-

106,30

8.86

2011/2012-2013/2014

11270.50

9.12

51.20

8.53

50.75

8.46

-

-

101.95

8.50

2012/2013 - 2014/2015

9606.74

9.31

55.86

9.31

53.88

8.98

-

-

109.74

9.15

 2013/2014 - 2015/2016

5448.322

82.31

743.37

82.82

466.15

77.69

 

 

1209.52

80.26

2014/2015 - 2016/2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Outcome (5 lulusan 5 tahun terakhir)

No Tahun Pelajaran Tamat Melanjutkan ke PTN / Swasta Bekerja Skor
Lulus TL
1 2010/2011 259 - 259 - 100%
2 2011/2012 264 - 264 - 100%
3 2012/2013 296 - 296 - 100%
4 2013/2014 309 - 309 - 100%
5 2014 /2015 257 - 257 - 100%
6  2015 / 2016 363  - 362 1 100%
7 2016 / 2017 376              
  Jumlah          

 

Hasil seleksi SNMPTN

No

Tahun

Program

Jumlah

 
 

1

2013

IPA/IPS

142

 

2

2014

IPA/IPS

151

 

3

2015

IPA/IPS

117

 

 

 Bagian II. Program Unggulan

 

A. Program Peningkatan Mutu

Di dalam peningkatan mutu peserta didik terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan seperti.

 

a. Klub Belajar

Klub adalah media kegiatan peserta didik untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang akademik. Dalam klub peserta didik yang memiliki bakat dalam bidang akademik tertentu, akan mendapatkan fasilitas yang lebih dari teman-temannya yang tidak mengikuti klub, fasilitas tersebut berupa : pembinaan oleh alumni, guru, dan pembina khusus klub dari guru bidang studi dan dosen.

Perekrutan Anggota 

Perekrutan anggota pada awal tahun pelajaran. Peserta didik baru diseleksi untuk mengikuti seleksi anggota klub. Peserta yang mendapat nilai 10 besar akan ditetapkan menjadi anggota klub

Proses Pembinaan

Pembinaan klub diadakan pada hari Kamis. Anggota klub kelas XII dan XI secara bergantian memberikan materi sesuai bidangnya  kepada kelas X Selain itu mengundang para alumni klub untuk memberikan pembinaan secara intensif.

Perlombaan

Bagi peserta didik yang akan mengikuti perlombaan  sebelumnya akan mengikuti seleksi yang diadakan oleh pembina klub sehingga peserta didik yang mengikuti perlombaan sangat berkualitas. Bagi para peserta didik yang akan mengikuti perlombaan akan diberikan pembinaan intensif agar mendapatkan hasil yang maksimal.

 

Klub yang ada di SMA Negeri 4 Denpasar terdiri dari :

a. Klub Biologi 

- Pembina : Made Martha Widya Wiryanti, S.Pd, M.Pd

b. Klub Fisika

- Pembina : Drs. I Made Sutarma, S.Pd

c. Klub Matematika

- Pembina : Putu Juniasa, S.Pd

d. Klub Kimia

- Pembina: Dra. Ni Putu Dewi Leoni Y.P, M.Pd

e. Klub Astronomi

- Pembina: Dewa Made Yuda Andika, S.Pd

f. Klub Komputer

- Pembina: I.B Gunantha Wira, S.Kom

g. Klub Ekonomi

- Pembina: Drs. I Dewa Ketut Sujana

h. Klub Geografi dan Kebumian

- Pembina: I Nengah Dwiguna Aristya, S.Pd

i. Klub Bahasa Inggris

- Pembina: Ni Putu Dewi Anjani Nopitasari, S.Pd

j. Klub Bahasa Jerman

- Pembina: Na’imah Prima Noviantara

k. Klub Bahasa Jepang

- Pembina: Made Indah Sarita Dewi, S.S

 

 

b. Olimpiade Sains Nasional

Peserta didik SMA Negeri 4 Denpasar setiap tahunnya mengikuti seleksi Olimpiade Tingkat Kota, Provinsi dan  Nasional. Dalam perekrutan peserta didik yang akan mengikuti seleksi Olimpiade Sains Kota, pembina akan mengadakan seleksi pada anggota klub kelas X dan XI. Apabila peserta didik lolos seleksi OSK dan OSP pembina memberikan pembinaan intensif yang mengundang dosen sesuai bidangnya. 

  

c. Pembinaan Persiapan Ujian Nasional

SMA Negeri 4 Denpasar mengadakan pembinaan persiapan ujian nasional kepada para peserta didik kelas X, XI dan XII. Pembinaan dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Rabu dari pukul 15.00 – 17.50 Wita. Pembinaan yang diberikan berupa latihan soal mengenai materi pelajaran yang akan di ujian nasionalkan. 

Pembinaan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik dalam mengikuti ujian nasional agar peserta didik mendapatkan hasil yang memuaskan.

 

B. Program Remidi dan Pengayaan

Program remidi dan pengayaan merupakan salah satu program unggulan SMAN 4 Denpasar. Sesuai Kurikulum 2013 maka peserta didik dari segi evaluasi harus memenuhi standar KKM Nasional. Di SMAN 4 Denpasar untuk KKM yang diitargetkan diatas standar KKM Nasional. Apabila peserta didik dalam evaluasi (ulangan) terdapat Kompetensi Dasar (KD) yang belum mencapai KKM maka guru mata pelajaran akan memberikan remidi sedangkan peserta didik yang memenuhi standar KKM akan diberikan pengayaan. Program Remidi dan Pengayaan dilakukan pada pagi hari oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. 

 

C. Program Peningkatan SDM

Program peningkatan Sumber Daya Manusia merupakan program rutin yang selalu dilakukan di SMA Negeri 4 Denpasar. Adapun bagian dari program peningkatan guru adalah sebagai berikut :

1. Musyawarah Guru Mata Pelajaran  (MGMP) 

2. Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran

3. In House Training

4. Supervisi

  

D. Program Sarana Penunjang Pendidikan

 

Salah satu faktor penting pendukung keberhasilan program pendidikan dalam proses pembelajaran adalah sarana dan prasarana sekolah. Dalam kelengkapan sarana dan prasarana penunjang pendidikan SMA Negeri 4 Denpasar berkomitment menciptakan sekolah yang aman, nyaman dan hijau.

 

Sekolah Aman

Sekolah yang aman diciptakan dengan menempatkan cctv di setiap kelas dan beberapa tempat di sekitar sekolah untuk memudahkan pengawasan kegiatan intern sekolah. Pengadaan absen tatap muka di setiap ruang kelas yang juga dapat memberi infomasi langsung kepada orang tua siswa tentang keberadaan siswa di sekolah, memberikan rasa aman bagi orang tua. Parkir kendaraan memadai untuk siswa dan guru dengan penjagaan security dan gerbang yang terjaga membuat siswa tidak perlu khawatir tentang kendaraan dan fokus dalam kegiatan belajar.

 

Sekolah Nyaman

Untuk menunjang proses pembelajaran SMA N 4 Denpasar dilengkapi dengan 31 ruang kelas, 3 Laboratorium Komputer, Laboratorium Fisika, Laboratorium Kimia, Laboratorium Biologi, Laboratorium Kesenian yang dilengkapi dengan 1 set gamelan, Perpustakaan yang nyaman, UKS, Ruang Guru, Ruang Pegawai, Ruang Kepala Sekolah, Ruang BK, tempat ibadah, toilet yang memadai disetiap gedung, kantin yang lapang, ruang pertemuan, dan ruang terbuka hijau. Seluruh ruangan telah dilengkapi dengan AC untuk menjaga kenyamanan saat melaksanakan kegiatan.

 

Sekolah Hijau

SMAN 4 Denpasar melalui program adiwiyata telah banyak berbenah untuk menjadi sekolah yang hijau. Penataan ruang terbuka yang asri, pengelolaan sampah organik dan hemat energi adalah isu utama yang sedang digalakkan di sekolah ini. 

 

E. Pembelajaran e-learning

Pembelajaran e-learning yang berlaku di SMAN 4 Denpasar adalah sebuah pembelajaran berbasis web yang akan memfasilitasi kegiatan PBM secara digital. Dengan spirit Freedom of Learning, FGON mencoba memperkaya aktivitas belajar dengan menghadirkan guru virtual dgn materi pembelajaran di kelas dan Internet yang dikompilasi menjadi amat Simple dan flexibel.

Model yang menjadi unggulan di SMAN 4 Denpasar adalah “ Moodle “, ialah suatu aplikasi yang berbasiskan internet, yang dapat membantu guru dalam mengunggah soal-soal ke website sekolah, dan dapat menggunakannya sebagai media ulangan online bagi para siswa.

 

F. Program Studi Pengenalan Kampus

Program studi pengenalan kampus dilakukan secara rutin setiap tahun bagi peserta didik kelas X agar sedini mungkin bisa mempersiapkan diri untuk melakukan studi lanjut sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya. Kegiatan ini dilakukan pada akhir bulan Februari sampai awal Maret. 

 

Kunjungan studi kampus yaitu mengunjungi universitas terfavorit yang ada di Indonesia seperti Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia di Jakarta dan memperkenalkan DPR dan DPD RI untuk menambah wawasan tentang simulasi sidang DPR. Pesertanya adalah seluruh kelas X. Apabila kelas x sudah mengikuti studi kampus di dalam negeri baru dapat mengikuti student exchange ke luar negeri.

 

G. Program Beasiswa

Programbeasiswa yang ada di SMAN 4 Denpasar ada beberapa jenis seperti :

1. BSM ( Bantuan Siswa Miskin)

Program Beasiswa BSM secara rutin diberikan kepada siswa yang kurang mampu setiap tahunnya. Program ini bertujuan membantu siswa miskin baik itu yatim piatu untuk mendapatkan pendidikan yang layak hingga jenjang SMA. Adapun syarat untuk mendapatkan beasiswa ini adalah siswa mengajukan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang bisa mereka perolah dari desa ataupun Kelurahan dan juga surat keterangan pekerjaan dan penghasilan dari orang tua nya ( jika siswa tersebut masih memiliki orang tua).  Beasiswa ini diajukan melalui sekolah yang diajukan ke Dinas Kota dan Provinsi.

 

2. Beasiswa Siswa Berprestasi

Seperti yang kita ketahui SMA Negeri 4 Denpasar merupakan gudangnya siswa berprestasi, baik itu dalam tingkat kota, provinsi, nasional bahkan internasional.  Beasiswa siswa berprestasi ini ditujukan kepada para siswa yang memiliki prestasi selama bersekolah di Sma Negeri 4 Denpasar. Cara memperoleh beasiswa ini siswa menyetorkan bukti fisik prestasi mereka seperti piagam atau sertifikat kepada Dispora Kota Denpasar, kemudian Disdikpora Kota Denpasar akan menindak lajuti untuk pemeberian beasiswa tersebut. Beasiswa ini menggunakan anggaran dari APBD Kota Denpasar. 

 

3. PIP (Program Indonesia Pintar) / KIP (Kartu Indonesia Pintar)

Untuk membantu meningkatkan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, pemerintah membuat Program Indonesia Pintar sebagaimana yang tertuang didalam instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor:7 tahun 2014. Program Indonesia PIntar adalah pemberian bantuan tunai kepada anak usia sekolah yang berasal dari keluarga yang kurang mampu yang ditandai dengan pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai kelanjutan dari bantuan Siswa Miskin. KIP diberikan kepada anak usia sekolah yang berasala dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan maksud untuk menjamin seluruh anak usia sekolah dapat menempuh pendidikan samapai lulus ke jenjang atas. Beasiswa ini berasala dari Kemendikbud dimana data data siswa tersebut diperoleh dari data statistic nasional berdasarkan Nomor NIK di Kartu Keluarga. Di tahun  sebelumnya sekolah tidak mengusulkan nama nama siwa yang berhak mendapatkan beasiswa PIP, tetapi sejak tahun 2016 sekolah mulai membuat usulan nama nama siwa yang berhak mendapatkan program beasiswa PIP.

 

4. Beasiswa Fee Waiver atau Discount Fee

Beasiswa ini juga salah satu beasiswa yang bisa diperoleh di SMA Negeri 4 Denpasar. Beasiswa ini ditujukan kepada siswa yang tidak mampu. Tetapi bedanya dengan program beasiswa BSM, dana untuk beasiswa ini diperoleh dari dana komite Sekolah.

 

 

Dengan adanya beberapa beasiswa yang bisa diperoleh di SMA Negeri 4 Denpasar, diharapkan para siswa yang kurang mampu tidak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak disekolah negeri karena setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. 

 

H. Program Kemitraan/ Kerjasama

Program kemitraan ini adalah hubungan kerjasama antara pihak SMAN 4 Denpasar dengan instansi sekolah di dalam negeri maupun luar negeri.SMA Negeri 4 Denpasar telah melakukan kesepakatan kerjasama dalam bidang pengembangan potensi akademis dan pertukaran budaya dibidang pendidikan, penelitian dan kegiatan-kegiatan lainnya dengan sekolah- sekolah di beberapa Negara.  

Kerjasama ini mencakup berbagai program yang ditawarkan kedua belah pihak untuk mengembangkan dan mempererat hubungan kerjasama antara kedua sekolah. Program – program kerjasama  tersebut mencakup:

a. Pertukaran guru

b. Pertukaran siswa

c. Program kerjasama penelitian

d. Program kerjasama budaya

e. Konferensi dan workshop

 

F. Study visit

Adapun Negara-negara yang bekerjasama dengan SMA Negeri 4 Denpasar yaitu:

1. The Affiliated high school with KNUE di Korea

Kerjasama dengan The Affiliated High School with KNUE dilaksanakan semenjak tahun 2006 sampai sekarang. Kunjungan dilaksanakan setiap tahun. SMA Negeri 4 denpasar mengunjungi The Affiliated high school with KNUE sekitar bulan Mei, sementara sebaliknya The Affiliated high school with KNUE mengunjungi SMA Negeri 4 Denpasar sekitar bulan Oktober. Jumlah peserta sebanyak 24 orang, 20 orang siswa dan 4 orang guru.

2. Melbourne High School di Melbourne.

Kerjasama dengan Melboune High School dilaksanakan semenjak tahun 2008 sampai sekarang. Kunjungan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Jumlah peserta sebanyak 23 orang, 20 orang siswa dan 3 orang guru.

 

3. Mac Rob Girls School di Melbourne.

Kerjasama dengan Mac Rob Girl School dilaksanakan semenjak tahun 2013 sampai sekarang. Kunjungan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Jumlah peserta sebanyak 17 orang, 15 orang siswa dan  2 orang guru.

4. Modern School di India

Kerjasama dengan Modern School yaitu berupa keikutsertaan dalam Community Development and Leadeship Summit.

5. Hwa Chong Secondary School di Singapura

Kerjasama dengan Hwa Cong Secondary School yaitu berupa keikutsertaan dalam Asia Pasific Youth Leaders Summit.

6. Gothe Institute Jerman

    

    

    

A. Program Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Budaya Bangsa

Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Budaya Bangsa mengedepankan nilai-nilai kehidupan yang melandasi prilaku manusia berdasarkan norma agama, kebudayaan,  hukum adat istiadat. Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Budaya Bangsa merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari pendidikan nasional yang harus dikembangkan secara konfrehensif sebagai proses pembudayaan. Pendidikan dilaksanakan melalui budaya sekolah yang dilaksanakan setiap hari dan terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran.

 

Tujuan Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Budaya Bangsa :

1. Mengembangkan potensi efektif peserta didik sebagai manusia dan warga negara yang memiliki nilai-nilai budi pekerti, budaya dan karakter bangsa.

2. Mengembangkan kebiasaan dan prilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius;

3. Menanamkan jiwa kepeminpinan dan tanggungjawab  peserta didik sebagai generasi penerus bangsa;

4. Mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan;

5. Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreatifitas, dan persahabatan serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan.

 

Nilai-nilai budi pekerti, karakter dan  bangsa bangsa yang dikembangkan di SMA Negeri 4 Denpasar sesuai dengan Pedoman Sekolah tentang Pengembangan Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Budaya Bangsa sesuai dengan Tabel di bawah ini.

 

NILAIDESKRIPSI

1. ReligiusSikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama  yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

 

2. JujurPerilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. ToleransiSikap dan  tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. DisiplinTindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja KerasPerilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. KreatifBerpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari  sesuatu yang telah dimiliki.

7. MandiriSikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. DemokratisCara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama  hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin TahuSikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

10. Semangat KebangsaanCara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

11. Cinta Tanah AirCara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan  yang tinggi terhadap bahasa,  lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

 

12. Menghargai PrestasiSikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/

KomuniktifTindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

 

14. Cinta DamaiSikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman ataskehadiran dirinya.

15.  Gemar MembacaKebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16. Peduli LingkunganSikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. Peduli SosialSikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung-jawabSikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

 

Penerapan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa diintegrasikan pada seluruh mata pelajaran Kelas X sampai dengan Kelas XII.

 

 

B. Program Pendidikan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif

Pendidikan kewirausahaan merupakan usaha menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang membentuk katrakter dan prilaku seseorang yang selalu kreatif, berdaya, bercipta, berkarya, bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan taraf hidup bersasarkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Ciri-ciri seseorang yang memiliki karakter kewirausahaan: 1) percaya diri, 2) beroreintasi pada tugas dan hasil, 3) berani mengambil resiko, 4) berjiwa kepemimpinan, 4) berorientasi ke depan, dan 6) keorisinilan. 

Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan kewirausahaan adalah pengembangan nilai-nilai dari ciri-ciri seorang wirausaha. Menurut para ahli kewirausahaan, ada banyak nilai-nilai kewirausahaan yang mestinya dimiliki oleh peserta didik maupun warga sekolah yang lain. Namun, di dalam pengembangan model naskah akademik Pendidikan kewirahusahaan dipilih beberapa nilai-nilai kewirausahaan yang dianggap paling pokok dan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik SMA sebanyak 17 (tujuh belas) nilai. Beberapa nilai-nilai kewirausahaan beserta diskripnya yang akan diintegrasikan melalui pendidikan kewirausahaan adalah sebagai berikut:

 

a. Mandiri  

b. Kreatif 

c. Motivasi kuat untuk sukses

d. Berani mengambil Resiko 

e. Berorientasi pada tindakan

f.  Kerja Keras 

g. Kepemimpinan

h. Komunikatif

i.  Rasa ingin tahuj.  Realistis

k. Jujur

l.  Pantang menyerah (ulet)

m.Komitmen

n. Disiplin

o.Tanggung-jawab 

p. Kerjasama

q. Inovatif

 

 

Penerapan Pendidikan Kewirausahaan dan ekonomi kreatif masuk ke dalam mata pelajaran umum Kelompok B yakni mata pelajaran prakarya dan kewirausahan.

C. Program Literasi di Sekolah

Berbagai literasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Denpasar antara lain:

a. Literasi Penghargaan (reward)

Memberikan penghargaan (hadiah) bagi peserta didik yang berhasil meraih prestasi:

1.Juara 1, 2, 3 Olimpiade Sains, Debat Bahasa Inggris, Karya Tulis Akademik/ Non Akademik dan Olah Raga tingkat Nasional dan Internasional.

2.Juara 1, 2, 3 Ujian Nasional (UN) di tingkat Propinsi dan Nasional.

3.Juara 1 Pekan Olah Raga dan Seni Remaja (PORSENIJAR) kota Denpasar

Wujud penghargaan ini diberikan oleh pihak sekolah melalui dana Komite yang sudah dialokasikan dalam RKAS dan diberikan pada rangkaian kegiatan pelepasan (Graduation) siswa kelas XII.

 

b. Literasi Sains

Literasi sains disekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peerta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains berarti mampu menerapkan konsep-konsep atau fakta-fakta yang didapatkan disekolah dengan fenomena-fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan literasi sains mencerminkan kesiapan warga negara dalam menjawab tantangan global yang semakin hari semakin mendesak.

Literasi sains di SMAN 4 Denpasar ditunjukkan dengan pemberian tugas dari guru kepada peserta didik berupa tugas praktikum, membuat proyek berkaitan dengan lingkungan dan mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapat dalam bentuk produk yang bermanfaat. (foto eskrim, foto asinan, foto produk prakarya)

 

c. Literasi Peduli Sosial

Kodrat manusia selain sebagai mahluk individu, manusia juga sebagai mahluk sosial. Menurut pandangan Aristoteles manusia adalah zoon politicon yang artinya mahluk yang bermasyarakat, oleh karena itu dalam mengembangkan ranah social keluarga besar SMA Negeri 4 Denpasar (Siswa, Guru, Pegawai, Komite dan Dharma Wanita) mengadakan bakti sosial ke panti asuhan, panti jompo, bersih-bersih di lingkungan tempat ibadah, pemeberantasan sarang nyamuk, bedah rumah, dan lain sebagainya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat momen peringatan hari bersejarah atau hari penting lainnya. 

 

d. Literasi Kebersihan Lingkungan

Kebersihan kelas

Upaya untuk mewujudkan kelas yang bersih maka diadakan lomba kebersihan kelas oleh peserta didik setiap sebulan sekali pada minggu keempat dan selalu dikontrol oleh wali kelas.

Ramah lingkungan

Mewujudkan sekolah nyaman, aman, rindang, dan lingkungan yang bersih maka SMA Negeri 4 Denpasar melaksanakan kegiatan 9K yang merupakan tradisi dan dilaksanakan pada pagi hari oleh seluruh civitas SMA Negeri 4 Denpasar, terutama peserta didik didampingi guru piket dan pembina osis untuk membersihkan lingkugan sekolah sesuai dengan pembagian tugas masing-masing. Mewujudkan sekolah yang nyaman dilengkapi dengan kebun rindang dan hijau agar mencerminkan taman belajar. Kebersihan sekolah disamping kegiatan 9K yang dilaksanakan oleh peserta didik, juga difasilitasi oleh tukang kebun dan cleaning service.

Keamanan sekolah dijaga oleh satpam (security) di pintu gerbang sehingga tamu wajib lapor apabila berkepentingan masuk SMA Negeri 4 Denpasar. Tamu yang datang diterima oleh receptionist dengan menyampaikan maksud/ tujuan kedatangannya.

 

e. Literasi Media Kehadiran Peserta Didik

Penggunaan perangkat absensi elektronik wajah oleh peserta didik dapat menginformasikan kehadiran kepada civitas SMA Negeri 4 Denpasar (peserta didik, guru, dan pegawai) termasuk orang tuanya bahwa mereka     sampai    disekolah    sesuai    waktu 

melakukan presensi. Perangkat ini juga difasilitasi oleh pihak Bima Sakti apabila ada kendala yang bersifat krusial.

 

f. Literasi Perpustakaan

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sumber belajar di SMA Negeri 4 Denpasar bahkan sebagai jantungnya sekolah oleh karena itu fungsi dan peran perpustakaan sangat dibutuhkan. Peningkatan pelayanan perpustakaan dengan berbagi kegiatan yang bersifat kreatif dan inovatif dilakukan oleh perpustakaan dan petugas perpustakaan dalam menunjang dan meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Kegiatan yang dilakukan pada hari-hari bersejarah/penting mengadakan lomba puisi, pidato dan review buku. Sedangkan kegitan rutin setiap tahun terkait rangkaian HUT SMA Negeri 4 Denpasar diadakan lomba synopsis, lomba kunjungan peserta didik ke perpustakaan, dan sebagainya. Peserta didik setiap ada waktu luang akan mengunjungi perpustakaan karena disediakan bahan bacaan yang menarik berupa buku penunjang pelajaran, buku hiburan berupa fiksi, dan ensiklopedia. (foto pojok baca )

 

g. Literasi Teknologi Pembelajaran

Sarana dan prasarana sebagai penunjang pendidikan di SMA Negeri 4 Denpasar di bidang digital meliputi wifi  dapat beroperasi dengan baik. Dalam pembelajaran pendidik maupun peserta didik dapat menggunakan fasilitas wifi yang disediakan oleh sekolah. Sehingga  proses

belajar mengajar { PBM }, penggunaan e-learning juga dilakukan  oleh guru mata pelajaran. 

 

D. Program Ekstrakulikuler

Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, dan persoalan kebangsaan.

Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini.

a. Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagaian besar di dalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka, yaitu:

1) Bimbingan Konseling, mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi, kemasyarakatan, belajar dan karier peserta didik.Bimbingan Konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan.

2) Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas (ekstrakurikuler) diasuh oleh guru Pembina. Pelaksanaannya secara regular setiap hari jumatdan sabtu, yaitu:

No.JenisNo.Jenis

1.Sispala17.Pesantian

2.Jurnalis18.Catur

3.Paskib19.Bola Volly

4.KIRS20.Tabuh

5.Pramuka21.Seni Tari

6.Teater Blabar22.Basket

7.KSPAN23.Silat

8.KSR24.Taekwondo

9.PMR25.Sepak Bola

10.Karate26.Yudo

11.Vokal/Musik27.Soft Ball/ Base Ball

12.Tenis Lapangan28.Rindik

13.Bulu Tangkis29.Gender

14.Renang30.Puisi

15.UKS31.Dharma Wacana

16.Seni Lukis

 

Dari kegiatan ekstrakurikuler tersebut yang menitik beratkan pada upaya pelestarian fungsi lingkungan, pencegahan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup adalah: Sispala, KIRS, PMR, KSPAN, Jurnalis, Melukis, Teater, Pramuka, Pesantian, Musik, Tari, dan Tabuh.

      

b. Program pembiasaan mencakup kegiatan yang bersifat pembinaan karakter peserta didik yang dilakukan secara rutin, spontan, dan keteladanan.

RUTINSPONTANKETELADANAN

Upacara BenderaMembiasakan AntriBerpakaian Rapi

Sembahyang BersamaMemberi SalamMemberikan Pujian

Kunjungan PerpustakaanMembuang Sampah pada TempatnyaTepat Waktu

PramukaMusyawarahHidup Sederhana

Pembiasaan ini dilaksanakan sepanjang waktu belajar di sekolah. Seluruh guru ditugaskan untuk membina Program Pembiasaan yang telah ditetapkan oleh sekolah.

 

Login for update

Gallery Karya Siswa