Bagi Foursmaters, merayakan siwaratri merupakan hal yang unik. Bagi mereka, hari raya Siwaratri dirayakan dengan cara yang berbeda. Bagi mereka, perayaan ini merupakan ajang untuk lebih saling mengenal satu sama lain. Benar – benar berbeda. Bagaimanakah ‘berbeda’ itu?
Sang surya sudah berada di ufuk barat, memberkaskan sinar jingga, pertanda ia akan segera meninggalkan birunya langit. Di saat itu pula, Foursmaters berkumpul bersama di lapangan upacara, mengawali kegiatan perayaan Siwaratri di Foursma.
Sore berganti petang, mereka yang nyatanya merupakan warga sekolah dengan cerdas spiritual itu melakukan persembahyangan bersama, hingga jam menunjukkan waktu 19.30. Usai sembahyang, mereka menyaksikan anggota Teater Blabar yang menampilkan "I Lubdaka" di aula bawah. Pertunjukkan itu berakhir dengan sorak sorai penonton dan juga riuh tepuk tangan.
Walaupun abad sudah mencapai angka ke – 21, Foursma tentunya tidak akan melupakan budaya Bali. Bondres, salah satu lawakan berasal dari Bali, ikut tampil meramaikan perayaan Siwaratri bersama Foursmaters. Pertunjukan selama dua jam itu berhasil mengundang gelak tawa yang memenuhi aula bawah. “Paling unik dari Bondres itu ada bancinya, pokoknya lucu, deh!” ujar Nia, salah satu penonton.
Perayaan Siwaratri ala Foursmaters belum selesai, diadakan babak penyisihan cerdas cermat yang berhasil menyisakan 8 team untuk maju ke babak final.
Ketika hari sudah berganti, tepat jam 12 malam, Foursmaters kembali sembahyang bersama dan melakukan renungan malam. Diselingi istirahat sejenak, dilanjutkanlah lomba cerdas cermat. Waktu bergulir, Veloscity(XIIA5) keluar sebagai juara pertama dan Famerous(XMIA4) keluar sebagai juara kedua.
Hari semakin pagi, Lomba Mesatua Bali pun dilaksanakan. Lomba ini hanya diperuntukkan untuk kelas sepuluh. Selama dua jam, akhirnya diputuskanlah siapa yang memenangkan kompetisi ini. Juara I diraih oleh Havarlous(XMIA1), Juara II diraih oleh Excelsior(XMIA8) dan Juara III diraih oleh GoMINE(XMIA9).
Acara diakhiri dengan bersembahyang bersama lagi. Bersama – sama bermalam, bersama – sama merayakan Siwaratri, itulah yang unik dan beda dari Siwaratri ala Foursmaters. (Nda)