KLAIBYAM MA SMA GAMAH TYAKTVO

( JANGAN BIARKAN DIRIMU TERBELENGGU OLEH KEBODOHAN )

 MOTTO

QUALITY THE FIRST

 

Peserta didik yang memiliki bakat dalam bidang akademik tertentu bisa mengikuti klub belajar. Dalam klub belajar akan mendapatkan fasilitas yang lebih dari teman-temannya yang tidak mengikuti klub. Fasilitas tersebut berupa pembinaan oleh alumni, guru, dan pembina khusus klub dari guru bidang studi dan dosen. SMAN 4 Denpasar memiliki 11 klub belajar diantaranya Klub Biologi, Fisika, Matematika, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, Geografi dan Kebumian, Bahasa Inggris,  Bahasa Jerman, dan Klub Bahasa Jepang.

 

 

Student Exchange Report

 
 

MELBOURNE STUDENT EXCHANGE 2017 (Foursma goes to Melbourne)

Untuk kesekian kalinya SMA Negeri 4 Denpasar melakukan program pertukaran pelajar (MELBOURNE STUDENT EXCHANGE) untuk meningkatkan pemahaman berbagai perspektif budaya dan masyarakat Internasional dengan Melbourne High School (MHS) dan Mac Rob Girl School, Melbourne – Australia. Pertukaran pelajar ini diselenggarakan 2 tahun sekali dan siswa yang berangkat adalah siswa yang sudah di interview terlebih dahulu dan bersedia untuk menjadi host (tuan rumah) bagi pelajar dari Melbourne yang datang ke Bali.


Pertukaran pelajar pada tahun ini, diselenggarakan pada tanggal 5-12 Maret 2017. Tentu saja para pelajar tetap dalam pengawasan guru pendamping, yaitu Bu Liony, Pak Agung Kumara, Pak Agung Wirata, dan Ms. Intan.
Disana kami mempelajari bagaimana sistem belajar di sekolah mereka. Jadi setiap pagi, kami berangkat ke Melbourne High School (SMA untuk siswa laki laki) atau Mac Rob Girl School (SMA untuk siswa perempuan) untuk berkumpul. Menariknya, rumah host kami berada di Countryside (pinggiran kota). Butuh waktu 1 jam bagi kami untuk on the way ke sekolah karena  harus menggunakan train dan berjalan kaki lumayan jauh agar bisa sampai di sekolah. 
Di hari pertama kedatangan kami di Melbourne, kami diberikan waktu untuk berkeliling sekolah dan pulang kerumah host untuk istirahat karena sebagian dari kami mengalami jetlag.
Di hari kedua, kami melakukan perjalanan menuju tempat wisata seperti Healesvilles Sanctuary yaitu cagar alam yang isinya banyak hewan khas Australia seperti koala, kangguru, burung onta, platypus, dan masih banyak lagi.
Kemudian di hari ketiga, kami merayakan Sports Day di Lakeside Stadium pada Woman International’s Day. Setelah menyaksikan pertandingan, kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan ditugaskan untuk mengambil group photo didepan 10 gedung bersejarah di City Circle Melbourne.  Lumayan melelahkan, tapi sungguh mengasyikkan dapat berkeliling kota dengan menggunakan Tram (Public Transport yang terdapat di pusat kota).


Di hari keempat, kami menuju Sovereign Hill (Ballarat Trip). Ballarat merupakan tambang emas terbesar di Australia dan sangat terkenal dengan sejarah Anti-Chinese yang dianut masyarakat Ballarat. Seusai Ballarat Trip, kami bermain ice-skating. Ice-skating merupakan hal yang baru bagi sebagian dari kami, sehingga kami selalu terjatuh. Tapi ice-skating sangatlah menyenangkan dan membuat ketagihan!
Di hari kelima, yaitu merupakan Farewell Party (pesta perpisahan) yang dilakukan di Assembly Hall Melbourne High School. Siswa SMAN 4 Denpasar menampilkan pagelaran tari tradisional Puspanjali dan tari Kontemporer kreasi dengan diiringi lagu bali yang berjudul ‘Taksu’. Antusias dari siswa Melbourne High School dan Mac Rob Girl School yang sangat besar membuat kami tampil percaya diri walaupun dengan persiapan yang sangat singkat.


Hari ke enam merupakan hari terakhir sebelum kami pulang ke tanah air. Pada hari itu, kami diberikan Free Day, jadi kami bebas menentukan destinasi masing masing. Ada yang pergi ke Universitas disana, ada yang ke pantai, ada yang berbelanja souvenir untuk oleh oleh, bahkan ada juga yang memutuskan untuk istirahat saja dirumah, mungkin tidak bertenaga lagi ya hehehe.. Tapi pada sore harinya, seorang siswa Melbourne High School mengadakan pesta BBQ sederhana untuk sekedar sebagai perpisahan bagi kami. Dan ternyata, mereka sering melakukan pesta BBQ disana.
Besok subuhnya, kami sudah ready to go back to homeland! Pagi pagi sekali kami sudah siap dengan koper masing-masing yang tentunya sudah gemuk untuk dibawa pulang. Kami berkumpul di Bandara Tullamarine dan siap untuk kembali sekolah keesokan harinya..

Usaha Tidak Akan Menghianati Hasil

Lagi-lagi siswa-siswi SMAN 4 Denpasar mengharumkan nama sekolah. Jesslyn Angelin adalah salah satunya. Apa saja yang dilakukan Jesslyn bersama teman-temannya? Dan Apa saja prestasi yang pernah diraih Jesslyn? Yuk simak berita berikut ini!

Baru-baru ini English Club Foursma kembali mengharumkan nama SMAN 4 Denpasar. Dengan memenangkan sejumlah perlombaan di antaranya, sebagai best team dan best speaker Kota Denpasar yang akan berlanjut menuju NSDC Province, 4th best speaker dalam International Relation Universitas Gadjah Mada, Juara 3 Kompek FEB UI 2017 serta dalam ajang English Economy Debate dengan meraih juara 3 yang diwakilkan oleh Jesslyn Angelina bersama kedua rekannya Indrayana dan Satrya Aryawangsa. Selain lomba tersebut, Jesslyn juga cukup aktif menyumbangkan prestasi dibidang sastra inggris lainnya.

Dalam memenangkan suatu perlombaan, tentu harus dibekali dengan persiapan yang matang di dalamnya. Sama halnya dengan Jesslyn dan rekannya dalam mempersiapkan lomba yang baru-baru ini dimenangkannya, ia mengaku menghabiskan banyak waktu untuk memahami permasalahan ekonomi baik nasional maupun internasional. Bahkan terkadang mereka sampai begadang untuk memberikan yang terbaik pada saat perlombaan dimulai. Ditanya mengenai kendala, remaja yang berzodiak aries ini mengatakan, “Kendalanya sih karena lawannya yang berat-berat banget sama jago juga. Mosinya juga yg murni ekonomi gitu.”, ungkapnya. Ia juga mengaku selama perlombaan, rasa nervous menyelimuti dirinya, namun ia memiliki cara tersendiri dalam menanggapi hal itu. “Nervous sih pasti tapi yakin aja, jadi tetap semangat ga peduliin musuh yang penting ngelakuin dan menampilkan yang terbaik.”

Ketika hasil perlombaan keluar, Jesslyn sendiri kurang puas terhadap hasil yang diterimanya. Pasalnya diperlombaan terdahulu, seniornya meraih juara pertama. Jesslyn cukup sedih karena tidak bisa mempertahankan gelar juara yang telah diraih seniornya, namun ia tetap bersyukur dan bangga. “Sebenarnya agak sedih sih karna cuman juara 3, tapi bangga juga karna bisa breaking 1st (ada 5 preliminary round terus menang ke lima-limanya), margin tertinggi, dan team score tertinggi)”, ucapnya.

Event Gallery

 
 

Login for update