SIWARATRI : 2 Hari 1 Malam Dalam Renungan
- Details
- Hits: 6431
"OM NAMAH SHIVAYA” mantram yang sering diucapkan pada perayaan hari Siwararti.Foursmater pun mengucapkan mantram tersebut dalam salah satu kegiatannya.Apa saja kegiatan yang dilaksanakan?
Siwaratri adalah hari raya umat agama Hindu yang dirayakan setahun sekali dan sehari sebelum bulan mati sekitar bulan Januari.Hari Siwaratri tepatnya jatuh pada purwaning tilem ke VII (kapitu).Siwaratri juga disebut dengan malam renungan suci atau malam penebusan dosa yang dirayakan dengan perayaan malam renungan selama 2 hari 1 malam di halaman SMA N 4 Denpasar.Kegiatan dimulai dengan siswa dan siswi dikumpulkan dihalaman SMA N 4 Denpasar(19/01) kemudian dilanjutkan dengan sembahyang bersama yang dilakukan pada pukul 17.00.Persembahyangan dimulai dengan tri sandhya yang dipimpin oleh Ni Kadek Ayunda Sarini Dewi kelas X.1 salah satu Foursmaters.Semua siswa maupun siswi mengikuti persembahyangan dengan sangat khusuk.Setelah mengacupkan tangan memohon kepada Dewa Siwa,acara dilanjutkan dengan Tari Pendet sebagai tari penyambutan yang diadakan di aula bawah SMA N 4 Denpasar.Tari penyambutan itu mendapatkan tepuk tangan yang sangat meriah dari penonton.Kemudian acara dilanjutkan dengan dharma wacana yang diberikan oleh Dr.Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III,SE(MTru,M.Si.Beliau memberikan wejangan tentang hari siwaratri,bagaimana kita umat hindu seharusnya bersikap dan sebagai umat hindu kita harus mencintai agama hindu kita dengan mempelajari Kitab Suci Bhagawad Gita sebagai langkah awal mencintai hindu.
“Saya sangat setuju dengan program yang diadakan oleh OSIS SMA N 4 Denpasar yang merayakan hari Siwaratri dengan melakukan di dalam sekolah dengan gerbang tertutup selama 2 hari 1 malam.” ujar Bapak Arya Wedakarna “Sangat baik merayakan Siwaratri dengan merenung daripada merayakan Siwaratri dengan pesta-pesta yang akan merugikan kita nantinya.” lanjutnya dalam memberikan wejangan kepada Foursmaters.Satu jam telah berlalu untuk Bapak Arya Wedakarna memberikan wejangan dan mengucapkan parama santhi sebagai penutupnya.Acara dilanjutkan dengan Joget Blabar yang ditarikan oleh Sita Aditya Putri kelas X.4 salah Foursmaters dan anggota ekstra Blabar.Sita mengajak Foursmaters untuk ikut menari di atas panggung yang kemudian diikuti oleh sorakan dan tawa dari penonton lain.
Setelah itu dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat kelas X.Semua kelas X mengirimkan perwakilan mereka sebanyak 3 orang yang akan menjawab pertanyaan seputar agama dan hari siwaratri.Lomba diikuti dengan antusias yang sangat tinggi dan peserta berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai yang tertinggi sehingga dapat memenangkan perlombaan.Setelah mengikuti 2 babak dalam perlombaan,akhirnya telah ditetapkan pemenangnya.Juara I dimenangkan oleh kelas X.6,Juara II dimenangkan oleh X.3,Juara III dimenangkan oleh X.2.Setelah pengumuman juara,acara dilanjutkan dengan Bondres yang sangat menghibur dan membuat para penonton tertawa terbahak-bahak karena lelucon ala bali tersebut.Rasa kantuk yang menghantui para penonton seketika lenyap ketika dihibur oleh Bondres tersebut.
Setelah Bondres selesai,acara dilanjutkan dengan sembahyang malam yang dilaksanakan pada pukul 23.30-01.00 di halaman SMA N 4 Denpasar(20/01).Di persembahyangan malam ini,panitia acara membagian daun bila yang menjadi simbol siwaratri.Setelah melakukan puja tri sandhya,Foursmaters mengacupkan tangan dengan menggunakan bunga dan daun bila tersebut untuk memuja dan memohon kepada Dewa Siwa.Persembahyangan telah selesai,semua cahaya yang masih hidup dimatikan dan inilah saatnya Foursmaters merenungkan segala kesalahan dan dosa yang telah mereka perbuat,meminta maaf kepada Dewa Siwa agar dileburkan segala dosa,meminta untuk membalas segala kebaikan yang telah kita terima dan berdoa kepada-Nya untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.Dan kemudian setelah selesai merenungkan segala sesuatunya,cahaya kembali dihidupkan dan dilanjutan dengan istirahat.Setiap perwakilan kelas diharapkan untuk mengambil konsumsi yang telah disediakan dan membagikannya kepada seluruh siswa.Acara dilanjutkan dengan Lomba Geguritan kelas XI dengan Juara I kelas XI IPA 7,juara II kelas XI IPA 6 dan juara III kelas XI IPS.
Kemudian dilanjutkan dengan Pementasan Teater Blabar yang membawakan cerita Lubdaka yang membuat semua penonton terkagum dengan pementasan mereka.Setelah pukul 05.30,Foursmaters melakukan persembahyangan pagi dengan tri sandhya terlebih dahulu dan kemudian mengacupkan tangan tanda terimakasih telah memberikan kami restu untuk menjalankan perenungan Siwaratri selama 2 hari 1 malam di SMA N 4 Denpasar dengan selamat sentosa.Acara diakhiri dengan membersihkan lingkungan SMA N 4 Denpasar agar tetap bersih dan asri.
(putk)
Saraswati Tenangkan Hati
- Details
- Hits: 4306
Saraswati dipercayai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia. Sebagai pelajar, Foursmaters menyambut Hari Raya Saraswati dengan antusias tinggi. Seperti apa saja kegiatannya?
Saniscara Umanis wuku Watugunung (4/10) berlangsung perayaan Hari Raya Saraswati di halaman SMAN 4 Denpasar. Rangkaian acara perayaan Saraswati ini diadakan sehari sebelum perayaan yaitu pada Jumat (3/10) dengan diadakannya lomba-lomba. Diantaranya lomba membuat canang sari dan kwangen, pejati, dan gelungan rejang yang dilaksanakan pada pagi hari. Dan juga lomba membuat penjor dan gebogan yang dilaksanakan pada sore hari.
Semua murid sudah tentu berpartisipasi dalam perayaan Saraswati baik yang beragama Hindu maupun non-Hindu, disinilah sangat terlihat kekeluargaan yang sangat erat di SMAN 4 Denpasar. Peserta lomba wajib mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan sendiri yang secara tidak langsung mengajarkan kepada para siswanya untuk berinteraksi dengan dunia luar seperti pasar. Semua murid terlihat antusias dengan diadakannya lomba ini.
Malam harinya suasana di SMAN 4 Denpasar terasa sacral dilengkapi dengan nyanyian dari pesantian yang sedang ngayah. Panitia yang bertanggung jawab berlangsungnya perayaan Saraswati ini dengan lancer juga mengaturkan ayah dengan makemit.
Puncaknya tentu saja pada Hari Raya Saraswati itu sendiri, Foursmaters sudah berada di area sekolah dengan pakaian adat ke pura lengkap dengan sarana persembahyangan. Kegiatan diawali dengan permainan gamelan, lalu dilanjutkan dengan pengumuman lomba. Lomba Gebogan XII IPA 6 sebagai juara 1, XII IPA 3 sebagai juara 2, XII IPA 2 sebagai juara 3. Dalam perlombaan Penjor juara 1 diraih oleh X MIA 3, juara 2 diraih oleh X MIA 1, dan juara 3 diraih oleh X IIS. Perlombaan pejati dimenangkan oleh XII IPA 6 juara 1, XI MIA 2 juara 2, X MIA 7 juara 3. Untuk lomba canang sari dan kwangen juara 1 didapatkan oleh X MIA 1, juara 2 didapatkan oleh XII IPA 5, dan juara 3, didapatkan oleh XII IPA 6. Sedangkan untuk lomba gelungan rejang XI MIA 2 meraih juara pertama, XI MIA 7 meraih juara kedua, dan XI MIA 9 meraih juara ketiga. Dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.
Perayaan Saraswati kali ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari jauk, topeng tua, bondres, dan juga tarian Rejang Dewa. Beberapa diantaranya merupakan ayahan warga SMAN 4 Denpasar baik itu alumnus maupun yang masih sebagai murid.
Bertepatan dengan Saraswati, bagi kelas X baru juga diadakan upacara pewintenan untuk pembersihan diri dan dapat diandaikan sebagai upacara pembersihan sebelum menuntut ilmu yang suci. Selanjutnya adalah acara persembahyangan bersama. Lalu tidak lupa ciri khas SMAN 4 Denpasar adalah bersih. Maka setelah itu langsung dilaksanakan kegiatan kebersihan bagi murid yang sudah ditugaskan.
Pada Hari Perayaan Saraswati ini sudah seharusnya kita memulai pembelajaran babak baru dengan semangat yang menggebu. Apalagi setelah perayaan Saraswati ini hati kita menjadi tenang dan siap untuk menuntut ilmu, untuk banggakan Foursma. (Dea)




















News